Kamis, 12 Januari 2012

Semangat !!!

Add caption
Seorang tukang kebun mencoba mengadakan penelitian sederhana.

Ia menanam 2 tanaman yg sama pada lahan yg sama.
Yg membedakan hanya bagaimana cara dia merawat tanaman tsb.

Tanaman yg pertama disirami secara rutin tiap pagi sore,
sedangkan tanaman yg kedua disirami 2 hari sekali.

Ketika tanaman itu bertumbuh cukup besar,
tiba waktunya untuk menguji kekuatan akar tsb.

Perbedaannya cukup mencolok;
Dibutuhkan waktu kurang dari 2 menit untuk mencabut akar dari tanaman yg pertama.

Untuk tanaman yg kedua,
Dibutuhkan waktu lebih lama yaitu empat menit untuk bisa mencabutnya!

Mengapa hal itu bisa terjadi?

Tanaman yg pertama cukup dimanjakan dgn air yg ia dapat dgn mudah,
sehingga akarnya tidak berusaha mencari ke tanah yg lebih dalam.

Sedang tanaman yg kedua karena mendapat suplai air yg lebih sedikit,
maka mau tidak mau akarnya mencari ke sumber air,
sehingga di dapatinya akarnya jauh lebih kuat karena masuk lebih dalam ke tanah.

Pesan Moral,
Cara TUHAN mendidik kita tak jauh beda dgn ilustrasi tsb.

Bayangkan saja jika TUHAN memanjakan kita dgn mengabulkan smua doa yg kita minta atau tidak pernah mengijinkan penderitaan & masalah hidup.

Tentu ini akan membuat kita jadi orang yg manja.
Tak hanya itu, kita akan menjadi orang yg cengeng.

Akibatnya akar iman kita tidak kuat & ketika permasalahan terjadi,
dgn mudahnya kehidupan kita tumbang!

TUHAN sangat mengasihi kita,
itu sebabnya DIA slalu mendewasakan & melatih akar iman kita.

Mengijinkan penderitaan, masalah, tekanan hidup ato keadaan yg tidak menyenangkan,
dgn harapan bahwa akar iman kita terus mencari “Sumber” yg sejati.

Bagaimana dengan Anda?

Apakah Anda memilih untuk menjadi orang yg manja dgn akar yg rapuh?

ato menjadi orang yg didewasakan oleh TUHAN?

"TANPA MASALAH, KITA HANYA AKAN MENJADI ORANG YG MANJA & MEMILIKI AKAR IMAN YG RAPUH!!"

Catatan Lebih Dekat

Di awali tahun ini dengan Iman.... merasa sangat dekat dan belajar ekstra pelan-pelan. hati- hati. dengan beberapa konsep yang diketahui , memang terasa berat jika difikirkan . tapi aku akan belajar sabar dengan menikmati apa yang sedang terjadi di detik ini, berusaha berbuat semaksimal mungkin yang terbaik untuk saat ini karena InsyaAllah apa yang kita usahakan hari ini akan berpengaruh untuk masa depan kita,,,, Kuncinya :
Dekat, mendekatlah Kepada Allah..

Memulai dengan ;;;;;;;;
* Kalau pada akhirnya Allah yang menentukan , mengapa tidak dari awal saja kita libatkan Allah di setiap masalah kita.*
Tawakal dengan Allah dari awal, dengan ikhtiar taqwanya di tambah bumbu sabar di perjalanannya dan rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan dari setiap arah untuk kita.... Ya Allah ini memang berat tapi akan belajar, belajar memahami konsep awal hidup.
Hidup itu untuk apa ???, Untuk siapa???, dan jawabannya adalah di setiap perjalanannya untuk Ridho_Nya,

Apa yang kita pinta, resolusi apa yang kita inginkan hanya hasil dan Allah tidak pernah melihat hasil, Nikmat tidak nikmatnya seseorang dalam pencapaian tujuan / resulosi seseorang hamba adalah dari proses dan perjuangan hamba itu sendiri dalam mewujudkan resolusinya itu.....

Smangat Karena Allah Adhe Romly,,, raih Berkah_Nya untuk Hidup yang kekal....!!!!!